Merencanakan Biaya Bangunan Rumah

Berapa biaya bangun rumah yang ideal? Bisakah Anda menjawab pertanyaan tersebut? Jika sebelumnya tak punya bayangan tentang konsep rumah yang diidamkan, besar kemungkinan jika kebanyakan hanya berdasarkan kalkulasi tanpa standar. Padahal untuk merancang dan mendirikan sebuah rumah, kita harus punya beberapa patokan dasar seperti harga material, upah pekerja bangunan, harga perabotan, termasuk juga pajak atau PPN sebesar sepuluh persen.

Rancangan Biaya Minimal

Kita ambil saja sebuah contoh untuk perancangan tipe rumah minimalis/sederhana berlantai satu. Sebuah bangunan rumah minimalis dengan satu lantai setidaknya cukup nyaman untuk ditinggali. Makanya tipe ini cenderung jadi favorit. Untuk sebuah rumah minimalis dengan dua lantai, kisaran harganya bisa mencapai 200 juta Rupiah. Hitungan minimalnya mungkin sekitar 165 juta Rupiah. Lalu kisaran anggaran tersebut bisa bertambah dua kali lipat atau lebih untuk bangunan minimalis dengan dua lantai. Kira-kira komposisi bangunannya sebagai berikut:

  • 1 Ruang Tamu
  • 3 Kamar Tidur
  • 2 Kamar Mandi
  • Dapur
  • Garasi
  • Luas bangunan: sekitar 100 x 60 Meter Persegi

Tetapi kisaran di atas hanyalah rata-rata. Sehingga bisa saja biaya untuk sebuah rumah dengan gaya serupa bisa lebih mahal atau lebih murah. Untuk memudahkan penghitungan biaya rumah, Anda akan membutuhkan bimbingan dari ahli bangunan, arsitektur dan tata kelola keuangan yang efektif. Oleh karena itu, ada beberapa poin penting di sini:

  • Ukurlah bangunan secara keseluruhan dalam desain.
  • Persyaratan bangunan dan penghitungan material secara rinci.
  • Menyusun daftar pengerjaan bangunan.
  • Analisi harga satuan atau per unit untuk material dan bangunan.
  • Menghitung total anggaran yang sudah dikurangi dengan hitungan pajak.
  • Pertimbangkan juga tentang beberapa bagian dari bangunan yang bisa menyita banyak biaya, misalnya sistem kelola aliran air.
  • Hitunglah setiap detil termasuk penggunaan cat dan lantai.

Menghitung biaya bangunan rumah juga sangat dipengaruhi situasi pasar. Apalagi karena material bangunan bisa berubah harganya setiap waktu. Oleh karena itu, rencanakanlah biaya pembangunan rumah secara detil sehingga tak akan membebani pengeluaran Anda ketika proyek sudah dilaksanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags: